HTML5 Powered with CSS3 / Styling, and SemanticsLevel Double-A conformance, 
          W3C WAI Web Content Accessibility Guidelines 2.0

Informasi :

  1. Setelah Anda mengirimkan/input pengaduan;
  2. Pengaduan Anda akan diproses di Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia (BAwAS MA RI);
  3. Jika diperlukan BAWAS akan melakukan konformasi (jawaban konfirmasi Anda sangat dibutuhkan untuk tindak lanjut);
  4. Jika pengaduan memenuhi unsur 4 1H, BAwAS akan melakukan penelitian dan pemeriksaan;
  5. Laporan hasil pemeriksaan memberikan rekomendasi berupa :

          a. Hukuman disiplin apabila pelapor terbukti bersalah;

          b. Rehabilitasi nama baik terlapor apabila tidak terbukti;

          c. Memberikan peringatan kepada Terlapor;

 Pengaduan dapat disampaikan melalui :

 Prosedur Pengaduan

Tata cara pengaduan diatur dalam Perma No. 9 Tahun 2016 tentang Pedoman Penanganan Pengaduan (whistle System) di awasi oleh Badan Peradilan dibawahnya;

  1. Pengaduan dapat disampaikan melalui:

a.     Aplikasi Siwas MARI pada situs Mahkamah Agung

b.    Layanan Pesan Singkat (SMS)

c.     Surat Elektronik (E-Mail)

d.    Faksimilie

e.     Telepon

f.     Meja Pengaduan

g.    Surat

h.     Kotak Pengaduan

         2. Dalam hal Pengaduan dianjurkan secara Lisan:

a.     Pelapor datang menghadap sendiri ke Meja Pengaduan, dengan menunjukan indentitas diri;

b.     Petugas meja pengaduan memasukan laporan Pengaduan ke Panitera Muda Hukum;

c.   Petugas meja Pengaduan memberikan nomor registrasi Pengaduan kepada pelapor guna memonitor tindak lanjut Penanganan Pengaduan;

 

         3. Dalam hal Pengaduan dilakukan secara tertulis, memuat :

a.     Identitas Pelapor

b.    Identitas terlapor dengan jelahs

c.   Perbuatan yang diduga dilanggar harus dilengkapi dengan waktu dan tempat kejadian, alasan penyampaian pengaduan, bagaimana pelanggaran itu terjadi, misalnya apabila perbuatan yang diadukan berkaitan dengan pemeriksaan suatu perkara, pengaduan harus dilengkapi dengan nomor perkara

d.    Mengantarkan bukti atu keterangan yang dapat mendukung pengaduan yang disampaikan misalnya bukti dan keterangan ini termasuk nama, alamat, dan nomor kontak pihak lain yang dapat di mintai keterangan lebih lanjut untuk memperkuat pengaduan Pelapor.

e.     Petugas meja Pengaduan memasukan laporan pengaduan tertulis kedalam Aplikasi  

-  Dalam hal Pengaduan dilakukan secara elektronik memuat:

a. Identitas Pelapor;

b. Identitas Terlapor;

c. Dugaan perbuatan yang dilanggar;

d. Menyerahkan bukti atau keterangan yang dapat mendukung pengaduan yang disampaikan;

e. Meskipun pelapor tidak mencantumkan identitasnya secara lengkap, namun apabila informasi Pengaduan logis dan memadai, Pengaduan dapat ditindak lanjuti;

 

Tata Cara Pengiriman :

- Pengaduan di sampaikan kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia, Satuan Kerja Eselon I Pengadilan Tinggi pada Mahkamah Agung Republik Indonesia, Pengadilan Tinggi, Pengadilan Negeri secara lisan atau tertulis melalui Meja Pengaduan pada Mahkamah Agung, Pengadilan Tinggi, Pengadilan Negeri atau secara elektronik melalui aplikasi;

- Jika Anda ingin memasukkan pengaduan melalui Pengadilan Negeri Binjai silahkan masukkan/kirimkan Pengaduan Anda ke Kantor Pengadilan Negeri Binjai Jalan Gatot Subroto No. 77, Telp. (061) 8821377-8821388 Fax. (061) 8821388 atau menggunakan Sistem Online Pengaduan Mahkamah Agung Republik Indonesia;

Hak-hak Pelapor :

  1. Mendapat perlindungan kerahasiaan identitas;
  2. Mendapatkan kesempatan untuk memberikan keterangan secara bebas tanpa paksaan dari pihak manapun;
  3. Mendapatkan informasi mengenai tahapan laporan/pengaduan yang didaftarkan;
  4. Mendapatkan perlakuan yang sama dan setara;
  5. Mengajukan bukti untuk memperkuat pengaduannya;
  6. Mendapatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dirinya;

              Hak-Hak Terlapor :

  1. Membuktikan bahwa ia tidak bersalah, dengan mengajukan bukti dan saksi;
  2. Mendapatkan kesempatan untuk dapat memberikan keterangan secara bebas tanpa paksaan dari pihak manapun;
  3. Mendapatkan perlakuan yang sama dengan Pelapor;
  4. Mendapatkan Berita Acara Pemeriksaan;
  5. Mendapatkan surat keterangan yang menyatakan bahwa pengaduan atas dirinya tidak terbukti;